PURWOREJO - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Koordinasi periode kedua tahun 2026 guna memperkuat pembauran dan kerukunan antar etnis di wilayah Kabupaten Purworejo.
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo.
Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Purworejo, Puguh Triatmoko, S.H., M.H., dan dihadiri oleh jajaran pengurus FPK Kabupaten Purworejo serta perwakilan lintas etnis dan paguyuban.
Dalam arahannya, Puguh Triatmoko menegaskan bahwa FPK memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu dan perekat keberagaman yang ada di Purworejo.
Purworejo adalah miniatur keberagaman. Banyak suku dan etnis hidup rukun berdampingan. FPK harus menjadi garda terdepan untuk menjaga agar nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan Bhinneka Tunggal Ika terus terjaga," ujar Puguh.
Pada rakor periode kedua ini, pembahasan difokuskan pada rencana kegiatan Dialog Kebangsaan dan Budaya yang akan digelar dalam waktu dekat. Dialog tersebut akan melibatkan tokoh lintas etnis, tokoh budaya, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta generasi muda.
Menurutnya, kegiatan dialog kebangsaan dan budaya sangat penting untuk mencegah potensi gesekan sosial dan memperkuat wawasan kebangsaan, terutama di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
Melalui dialog kebangsaan dan budaya, kita ingin membangun komunikasi yang intens antar etnis. Tidak ada sekat, semua adalah warga Purworejo yang memiliki hak dan kewajiban sama dalam membangun daerah," tambahnya.
FPK Purworejo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Kesbangpol dalam menjaga kondusifitas wilayah serta mencegah konflik yang berbasis SARA.
Rapat koordinasi berlangsung dengan penuh keakraban, diakhiri dengan diskusi dan masukan dari para pengurus FPK terkait pelaksanaan kegiatan dialog kebangsaan dan budaya ke depan.
Dengan adanya rakor ini, diharapkan FPK semakin solid dan mampu menjadi jembatan pembauran yang efektif dalam merawat persatuan dan kesatuan di Bumi Bagelen.
( Gus Takim )
www.jejakkasusgroup.co.id

Social Header