Breaking News

Momentum G30S/PKI & Hari Kesaktian Pancasila: Camat Sumarjana Ajak Warga Banyuurip Perkokoh Ideologi Pancasila

BANYUURIP, PURWOREJO  - Peringatan Gerakan 30 September / G30S PKI dan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali jati diri bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh Camat Banyuurip, Sumarjana.

Sumarjana menegaskan bahwa sejarah kelam pemberontakan G30S/PKI tahun 1965 tidak boleh hilang dari ingatan kolektif bangsa, terutama bagi generasi muda di Kecamatan Banyuurip.

Peristiwa G30S/PKI adalah pengingat pahit betapa Pancasila pernah ingin dirongrong. Tugas kita hari ini bukan untuk memelihara dendam, melainkan memastikan peristiwa serupa tidak terulang. Kita harus waspada terhadap bahaya laten komunisme dan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila," tegas Sumarjana.

Menurut Camat Sumarjana, Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober adalah bukti nyata kesaktian ideologi bangsa yang mampu bertahan dari berbagai upaya penggantian ideologi.

"Pancasila sudah teruji sebagai pemersatu. Di Kecamatan Banyuurip yang masyarakatnya majemuk dan rukun ini, nilai-nilai Pancasila harus kita wujudkan dalam tindakan nyata: gotong-royong, toleransi, dan saling membantu," ujarnya.

Dalam rangka menyongsong peringatan tersebut, Camat Sumarjana telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya:

1. Seluruh Kantor Desa/Kelurahan, Sekolah, dan Instansi  di wilayah Kecamatan Banyuurip untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada 30 September  sebagai bentuk duka atas gugurnya Pahlawan Revolusi.
2. Mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh pada 1 Oktober sebagai penghormatan Hari Kesaktian Pancasila.
3. Menggelar kegiatan positif seperti doa bersama untuk arwah Pahlawan Revolusi, kerja bakti lingkungan, dan edukasi wawasan kebangsaan kepada Karang Taruna serta pelajar.
4. Menjaga Kerukunan. Sumarjana meminta warga tidak mudah terpancing isu hoax dan provokasi yang dapat memecah persatuan.

Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan. Banyuurip harus menjadi contoh kecamatan yang damai, nasionalis, dan berjiwa Pancasila. Dengan Pancasila yang kuat, pembangunan Purworejo akan berjalan lancar," pungkasnya.

Ia berharap, melalui peringatan ini, semangat nasionalisme warga Banyuurip semakin tumbuh untuk bersama-sama membangun Kabupaten Purworejo yang maju dan berdaya saing.

Pancasila  Jiwa  Pemersatu  Bangsa  Menuju Indonesia  Maju

Tim Redaksi 

www.jejakkasusgroup.co.id
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID