Oleh: Estri Utami Setyowati, S.T - Pimpinan DPRD Kabupaten Purworejo
PURWOREJO - Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) merupakan salah satu catatan kelam dalam perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia.
Mengenang peristiwa tersebut bukan semata untuk membuka kembali luka lama, melainkan menjadi momentum penting bagi kita untuk belajar dari sejarah dan memastikan tragedi serupa tidak pernah terulang kembali di bumi pertiwi.
Kita memiliki tanggung jawab moral untuk mewariskan pemahaman kepada generasi muda bahwa nilai-nilai persatuan, Pancasila, demokrasi, dan kehidupan berbangsa yang damai harus senantiasa dijaga bersama.
Perbedaan pilihan, pandangan politik, maupun latar belakang suku dan agama tidak boleh menjadi alasan untuk saling memecah belah persatuan.
Bagi masyarakat Purworejo, mengenang peristiwa G30S/PKI memiliki kedekatan historis dan emosional tersendiri. Kita patut berbangga memiliki putra daerah terbaik, Jenderal Besar Sarwo Edhie Wibowo.
Jenderal Sarwo Edhie yang lahir di Purworejo pada 25 Juli 1927, pada masa itu memimpin Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang kini dikenal sebagai Kopassus. Beliau memiliki peran sentral dalam operasi penanganan dan penumpasan gerakan G30S/PKI pada tahun 1965.
Kiprah Jenderal Sarwo Edhie telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjalanan bangsa ini.
Namun demikian, sejarah juga mengajarkan kepada kita bahwa setiap peristiwa besar selalu meninggalkan dampak kemanusiaan yang panjang. Karena itu, generasi sekarang harus mampu memandang sejarah secara utuh dan bijaksana.
Kita harus mampu mengambil pelajaran dari berbagai sisi, serta menjadikan kemanusiaan dan persatuan sebagai nilai utama di atas segalanya.
Semangat yang harus kita wariskan kepada anak cucu bukanlah kebencian atau dendam, melainkan sikap kewaspadaan terhadap segala bentuk ancaman yang dapat merongrong Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Mari kita jadikan momentum mengenang G30S/PKI sebagai pengingat bersama bahwa Indonesia dibangun melalui perjuangan panjang dan pengorbanan yang tidak ternilai.
Tugas kita hari ini adalah menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, menghormati setiap perbedaan, serta mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja nyata untuk kesejahteraan masyarakat Purworejo dan Indonesia.
Dari sejarah kita belajar. Dari persatuan kita menjadi kuat.
Dari Pancasila kita menjaga Indonesia.
Tim Redaksi
www.jejakkasusgroup.co.id

Social Header