Oleh : Gus Takim
Zaman sekarang...
adab sudah pamit duluan
sebelum ilmu datang
Anak muda menegakkan punggung di depan orang tua
bilang "hormat itu feodal"
padahal dulu,
menundukkan kepala adalah cara kita
meminta doa tanpa bicara
Murid duduk sejajar dengan guru
membantah di depan kelas
menganggap Google lebih tahu
dari keringat yang mengajari baca
dari sabar yang mengajari tulis
tata krama patah
sopan santun jadi dongeng
Anehnya zaman ini
ada yang miskin tapi sombong
dadanya lebih tinggi dari dompetnya
dan ada yang kaya...
baru bisa disapa kalau amplopnya tebal
baru bisa dihormat kalau mobilnya mahal
Ada orang miskin yang tertindas
teriaknya tak didengar
dan yang menindas...
hatinya kering, tak ada belas
Ada orang kaya yang lupa
mengira dirinya segalanya
mengukur manusia dari harga baju
bukan dari harga diri
Belajarnya bukan lagi di majelis
tapi di layar
guru diganti algoritma
nasihat diganti potongan 30 detik
lalu lahirlah kepala penuh doktrin
otak penuh potongan
tapi hati kosong penjabaran
Oh Tuhan...
kembalikan kami pada adab
ajari lagi kami menunduk
sebelum kami meninggi
ajari lagi kami menghormat
sebelum kami menuntut dihormati
ajari lagi kami mengaji hati
sebelum kami menelan semua yang viral
Karena bangsa yang besar
bukan yang paling pintar bicara
tapi yang paling tahu
kapan harus diam, kapan harus sujud,
kapan harus mencium tangan orang tua dan guru.
Tim Redaksi
www.jejakkasusgroup.co.id

Social Header