Breaking News

Kejari Geledah PDAU Purworejo, Direktur: Operasional Tetap Normal dan Kooperatif

PURWOREJO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo melakukan penggeledahan di kantor Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo, Kamis (17/9/2026). Penggeledahan dilakukan untuk memeriksa dokumen laporan keuangan dan aktivitas usaha periode 2018–2019.

Direktur PDAU Purworejo, Rainier, S.T. menegaskan pihaknya bersikap kooperatif dan penggeledahan tidak mengganggu operasional perusahaan.

Tim Kejaksaan datang dengan membawa surat resmi dan berita acara penggeledahan. Menurut saya ini masih prosedural dan normatif. Kami transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi," ujar Rainier.

Ia menjelaskan, tim Kejari berjumlah lebih dari lima orang. Dokumen yang diperiksa meliputi aktivitas biro perjalanan dan penjualan tiket, pengadaan barang dan jasa, kuitansi, katering, hingga pengelolaan perhotelan Hotel Puri Mandiri dan Hotel Ganesha.

Proses penggeledahan disaksikan Ketua RW 09 dan Ketua RT 03 setempat.

Terkait periode yang diperiksa, Rainier mengaku baru menjabat sejak September 2024, sehingga tidak mengetahui detail aktivitas perusahaan pada 2018–2019. Dokumen yang diterima saat pergantian kepemimpinan hanya berupa berkas fisik tanpa serah terima rinci.

Untuk periode sebelum saya menjabat, silakan konfirmasi kepada pihak terkait pada masa itu. Sejak awal saya di PDAU, kami siap diperiksa 100 persen," tegasnya.

Operasional Tetap Berjalan, Kembangkan Usaha Telur dan RPK

Rainier memastikan seluruh unit usaha tetap beroperasi normal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

General Manager Operasional PDAU, Muhammad Ahsan menambahkan, saat ini PDAU tengah mengembangkan usaha ayam petelur di Desa Tlogoguwo, Kaligesing. Dengan populasi 1.080 ekor, produksi mencapai lebih dari 900 butir per hari atau sekitar 85 persen.

Kapasitas produksi bisa naik turun tergantung kondisi cuaca, tapi rata-rata di atas 900 butir," kata Ahsan.

Selain itu, PDAU menjalin kemitraan dengan 8 BUMDes sejak 2025, termasuk BUMDes Bonorowo Kebumen, untuk penyediaan pakan ternak. PDAU juga mendukung program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui Rumah Pangan Kita (RPK) Anggudi Mulyo di Pasar Baledono yang menjual beras SPHP, Minyakita, dan telur produksi sendiri.

RPK buka setiap hari. Kami juga siap menggelar pasar murah di desa atau kecamatan sesuai permintaan masyarakat," ujarnya.

Terkait keuangan, Ahsan menegaskan semua transaksi melalui rekening resmi perusahaan atas nama PDAU dan tercatat jelas sesuai SPK.

Saat ini PDAU masih mengelola Hotel Ganesha (27 kamar) di Purworejo, Hotel Puri Mandiri (15 kamar) di Kutoarjo, serta usaha katering dan biro perjalanan.

Harapan kami, pemeriksaan ini justru membuat pengelolaan PDAU makin tertib, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat Purworejo," pungkas Rainier.

Tim Redaksi

www.jejakkasusgroup.co.id
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID