PURWOREJO – Sorak gembira warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno pecah saat program TNI Manunggal Membangun Desa ke-129 resmi ditutup. Selama satu bulan penuh, TNI bersama rakyat bahu-membahu membangun desa paling barat Kabupaten Purworejo ini.
Upacara penutupan digelar khidmat di Lapangan MI NU Pangeran Kajoran, Desa Gowong, Kamis (14/8/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro, Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA.sebagai Inspektur Upacara.
"Satukan Langkah, Bangun Negeri dari Desa"
Dalam amanatnya, Kasdam IV/Dip menegaskan bahwa tema TMMD tahun ini bukan sekadar slogan.
"Tema Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa_ menegaskan bahwa desa adalah fondasi utama pembangunan nasional. Saya sangat optimis desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat," tegas Brigjen Andhy.
"Karena itu, pembangunan yang merata di desa akan memperkokoh kedaulatan NKRI," lanjutnya.
Target Fisik 100% Tuntas, Akses Watuduwur - Wonosobo Terbuka
Seluruh sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur berhasil diselesaikan 100 persen. Hasilnya nyata dan langsung dirasakan warga:
1. Pembukaan dan peningkatan jalan sepanjang 1,4 kilometer. Jalan ini menghubungkan Purworejo dengan Wonosobo dan memangkas waktu tempuh warga.
2. Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni - RTLH bagi warga kurang mampu.
3. Pembangunan Pos Kamling untuk memperkuat keamanan lingkungan.
4. Penyediaan air bersih melalui sumur bor dan pembangunan fasilitas sanitasi.
Tak hanya fisik, sasaran non-fisik juga berjalan masif. Mulai dari penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, pencegahan stunting, pasar murah, hingga layanan kesehatan gratis.
Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat juga hadir, seperti pembangunan 5 unit _TNI AD Manunggal Air Bersih_, penguatan ketahanan pangan, dan penanaman pohon.
Wabup Purworejo: Jalan Ini Nadi Perekonomian Warga
Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom.,M.Si. yang hadir dalam upacara tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI dan seluruh pihak.
Ini adalah desa paling barat, ujung barat laut Kabupaten Purworejo. Alhamdulillah dengan terbangunnya jalan sepanjang 1,4 kilometer ini membuka akses perekonomian masyarakat Watuduwur. Sehari-hari banyak warga yang perekonomiannya ke Wonosobo, sehingga jalan ini sangat bermanfaat dan bisa langsung dirasakan," ujar Wabup Dion.
Ia berpesan agar seluruh hasil pembangunan dijaga bersama.
"Kami berharap apa yang sudah dibangun bersama Bapak-bapak TNI ini bisa dirawat. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama," pungkasnya.
Upacara ini turut dihadiri unsur Forkopimda Purworejo, Kepala DPPPAPMD, Camat dan Forkopimcam Bruno, Satpol PP Damkar, serta ribuan masyarakat Desa Watuduwur dan Desa Gowong.
Sinergi untuk Desa Tertinggal
TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI-Polri, Kementerian/Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, tertinggal, dan terpencil.
Untuk wilayah Kodam IV/Diponegoro tahun 2026, TMMD dilaksanakan di 4 titik: Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Semarang.
Dengan tuntasnya TMMD ke-129, Desa Watuduwur kini memiliki wajah baru. Jalan mulus, air bersih mengalir, rumah layak huni, dan semangat gotong royong yang kembali menyala.
Tim Redaksi
www.jejakkasusgroup.co.id


Social Header