Breaking News

Menguatkan Ketahanan Pangan Mempercepat Pembangunan : BAPPERIDA Purworejo Tancap Gas Di Semester 2 2026

Foto : Kepala BAPPERIDA Purworejo, Drs . Herry Raharja .M.Si

PURWOREJO – Pembangunan tidak berhenti di atas kertas. Ia harus terasa di jalan desa, di sawah, di puskesmas, dan di meja makan masyarakat.  

Memasuki Semester 2 Tahun 2026, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah / BAPPERIDA Kabupaten Purworejo menguatkan 3 program prioritas untuk mewujudkan tema pembangunan Kabupaten Purworejo Tahun 2026: Penguatan Potensi Lokal Sebagai Daerah Penumpu Ketahanan Pangan.

Tiga pilar itu adalah: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Penyelesaian Pembangunan Infrastruktur, dan Penguatan Produktivitas Petani/Kelompok Tani.

A. PROGRAM & CAPAIAN: TREN POSITIF, TANTANGAN MASIH ADA
Progres RPJMD 2025-2029 menunjukkan arah yang baik. 
- IPM Purworejo 2025 mencapai 75,93, melampaui Jateng dan Nasional. Kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli terus naik.
- Pertumbuhan Ekonomi 5,27%. Konsumsi rumah tangga, perdagangan, dan pertanian menjadi penggerak.
- Angka Kemiskinan turun ke 10,06%. Turun 0,81% dalam setahun. Target kita: masuk satu digit.
- TPT 3,72%, lebih baik dari Jateng dan wilayah sekitar.

Program yang paling dirasakan langsung? "Alus Dalane" – pembangunan jalan dan jembatan yang memangkas biaya distribusi dan mempermudah akses sekolah, pasar, dan rumah sakit. "Sehat Penduduke" – cek kesehatan gratis dan bantuan iuran JKN bagi warga miskin dan rentan. Serta "Ayem Petanine" – penyediaan air irigasi hingga tingkat tersier (rehabilitasi jaringan irigasi), pembangunan jalan usaha tani untuk meningkatkan aksesibilitas petani ke lahan pertanian dan mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan produktivitas pertanian melalui fasilitasi penyediaan sarana produksi pertanian, mekanisasi, serta penerapan teknologi.

Namun tantangan nyata masih ada: keterbatasan fiskal daerah, rendahnya investasi, dan produktivitas pertanian yang belum optimal.  
Karena itu, BAPPERIDA mendorong kolaborasi Hexahelix: Pemerintah sebagai pengarah, Akademisi sebagai inovator, Dunia Usaha sebagai penggerak, Komunitas sebagai pelaksana, Media sebagai penghubung informasi, dan Lembaga Keuangan sebagai pendukung.

B. ISU EKONOMI & PEMBANGUNAN: TEPT SASARAN, MERATA KE DESA
Untuk menekan kemiskinan, strateginya 3: Kurangi beban lewat bansos dan jaminan sosial, Tingkatkan pendapatan lewat padat karya dan pelatihan vokasi, Turunkan kantong kemiskinan lewat pemenuhan air, sanitasi, listrik, dan infrastruktur dasar.

Untuk menekan pengangguran, fokusnya pada kesiapan tenaga kerja + perluasan kesempatan kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri dan dorongan investasi UMKM.

Sektor unggulan yang akan dioptimalisasi sebagai pendongkrak PAD: Pariwisata, Hilirisasi Pertanian-Agroindustri, UMKM & Pasar Rakyat, Investasi-Industri, dan Digitalisasi Pemungutan. Tujuannya satu: ekonomi bergerak, penerimaan daerah naik, pelayanan makin baik.

Pembangunan infrastruktur pun dikawal sampai desa dengan pendekatan THIS: Tematik, Holistik, Integratif, Spasial.  Mulai dari perencanaan berbasis data GIS, sinkronisasi lintas OPD, monitoring real-time, hingga Musrenbang berjenjang. Tidak ada desa yang tertinggal.

C. ISU SAAT INI JUNI 2026
Hingga Juni 2026, serapan anggaran APBD Purworejo 38,95%. Gas terus diinjak agar target akhir tahun tercapai.

Isu perubahan iklim dan bencana dijawab dengan pengarusutamaan ke RPJPD, RPJMD, dan RKPD, penyusunan Rencana Aksi Adaptasi Iklim, Program Kampung Iklim, Desa Tangguh Bencana*, dan koordinasi NUFReP untuk ketahanan banjir.

Inovasi pelayanan juga terus lahir. Contohnya Si Bijak dari Dinkes untuk integrasi JKN PBI & Jamkesda secara digital, dan SIMPEL LAB  dari DINPUPR untuk layanan uji konstruksi berstandar nasional.

D. PENUTUP: MARI BERGOTONG ROYONG
"Pembangunan Purworejo tidak bisa hanya tugas pemerintah. Butuh kolaborasi masyarakat, swasta, dan media," tegas BAPPERIDA.

Kepada JEJAKKASUSGROUP Media Online Purworejo, kami ucapkan Selamat 5 Tahun. Terima kasih telah 5 tahun menjadi mitra strategis. Menyampaikan informasi secara objektif, akurat, dan berimbang. Mengawal pembangunan dengan kritik yang membangun demi Purworejo yang lebih baik.

Di HUT RI ke-81 ini, mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Dengan persatuan, dengan inovasi, dan dengan semangat membangun dari desa.

"Bersama BAPPERIDA, Bersama Rakyat, Purworejo Berdaya Saing, Sejahtera, Religius,dan Inovatif"

Purworejo, Juli 2026  
Kepala BAPPERIDA Kabupaten Purworejo 

Mustakim

www.jejakkasusgroup.co.id
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID