Breaking News

Kadishub Agus Widiyanto: Tanpa Denda, Kesadaran Uji KIR Mobil Barang Menurun

PURWOREJO* – Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo terus berinovasi dalam pelayanan publik. Mulai dari pembayaran parkir non-tunai, percepatan perbaikan PJU, hingga penataan terminal. 

Hal itu disampaikan *Agus Widiyanto*, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin 6 Juli 2026.

*Parkir Alun-alun Resmi Pakai QRIS, Parkir Liar Ditekan* 
Salah satu inovasi yang sudah berjalan adalah pembayaran parkir digital di Alun-alun Purworejo.

> _“Untuk alternatif pembayaran sudah bisa manual dan non-tunai QRIS. Di Alun-alun, juru parkir sudah terdata di kami jadi tidak ada parkir liar. Saat event memang ada parkir insidental tambahan,”_ jelas Agus.

Mekanismenya mudah. Pengunjung tinggal scan QRIS yang dipegang juru parkir sesuai jenis kendaraan roda 2 atau roda 4. 
> _“Langsung muncul QR atas nama juru parkir. Bayar, dan transaksi langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah. Kepastian tarif sesuai Perda,”_ tambahnya.

*Perbaikan PJU Kebut 6 Hari Kerja, 1218 Lokasi Ditangani* 
Untuk penerangan jalan umum/PJU, Dishub menerapkan sistem perbaikan cepat dengan 3 tim. 2 tim pagi dan 1 tim sore.

> _“PJU itu matinya dinamis. Makanya kami berlakukan 6 hari kerja. Dari Januari sampai Juni 2026 kami sudah perbaiki 1218 lokasi,”_ ungkapnya.

Rinciannya: Januari 197, Februari 210, Maret 201, April 261, Mei 168, Juni 181 lokasi. 
Untuk mempercepat laporan, Dishub juga sudah mensosialisasikan nomor aduan ke desa-desa terkait PJU, rambu, dan APILL yang rusak.

*Uji KIR Sepi: Efek Tidak Ada Denda* 
Agus menyoroti menurunnya kesadaran uji KIR kendaraan, khususnya angkutan barang. Penyebabnya: tidak ada lagi retribusi dan denda sesuai aturan nasional dan PDRD terbaru.

> _“Dulu ada retribusi dan denda, kesadaran masyarakat tinggi. Sekarang tidak ada denda, malah banyak yang tidak uji beberapa kali. Untuk angkutan umum trayek masih tertib karena terkait perpanjangan trayek, tapi angkutan barang banyak yang belum uji,”_ katanya.

Ia menegaskan, untuk pengawasan di jalan pihaknya terbatas. Penindakan ODOL/Over Dimension Over Loading harus didampingi kepolisian, dan saat ini pemeriksaan stasioner di jalan belum diperbolehkan.

*Arus Mudik Sekolah Landai, Terminal Ditata* 
Menyinggung libur sekolah, Agus menyebut arus lalu lintas di Purworejo relatif landai. Tempat wisata ramai namun tidak signifikan.

Untuk angkutan umum, Dishub akan melakukan kajian _rerouting_ atau penataan ulang rute. Jadwal/timetable memang ada, namun di lapangan sopir berjalan sesuai permintaan penumpang.

> _“Kalau jalan sesuai jadwal pasti tidak ada penumpang. Jadi mereka menyesuaikan kebutuhan masyarakat,”_ ujarnya.

Soal digitalisasi jadwal angkutan, Dishub masih berupaya dan menunggu hasil kajian rerouting.

Untuk terminal, Terminal Tipe C Purworejo di Kongsi sudah ditata. Tahun lalu jalur masuk diaspal, tahun ini sarana diperbaiki agar tidak kumuh. Kios sisi timur sudah rapi. 
Sementara Terminal Kutoarjo belum bisa disentuh karena masih dipakai sebagai pasar darurat.

*Ramp Check Rutin di Terminal Tipe A* 
Terkait keselamatan, ramp check kendaraan bus dilakukan rutin setiap sore di Terminal Tipe A sebelum keberangkatan.

Mustakim


www.jejakkasusgroup.co.id
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID