*PURWOREJO* – Memasuki pertengahan 2026, *RSUD RAA Tjokronegoro Kabupaten Purworejo* terus berbenah. Tiga hal utama yang kini jadi fokus: pelayanan cepat, fasilitas nyaman, dan kepastian tidak ada pasien ditolak.
Hal itu disampaikan *dr. Nunik Sulistyaningsih, MSc*, Direktur RSUD RAA Tjokronegoro dalam wawancara via WA, Selasa 7 Juli 2026.
*1. Antrean Lebih Singkat, Pendaftaran Bisa 30 Hari Sebelumnya*
Keluhan antrean panjang BPJS selama ini jadi PR besar. Kini RS punya solusi digital.
> _“Untuk kenyamanan, pasien dapat menggunakan fasilitas Antrean Online melalui aplikasi Mobile JKN. Pendaftaran dapat dilakukan mulai 30 hari sebelum hari pemeriksaan hingga hari-H,”_ jelas dr. Nunik.
Selain itu, RS juga membenahi 3 capaian yang langsung dirasakan pasien:
1. *Informasi layanan mudah diakses*
2. *Sistem pendaftaran praktis dan cepat*
3. *Ruang tunggu nyaman dan menenangkan*
*2. Dokter Spesialis Paru Baru & IGD 24 Jam Siaga*
Untuk memperkuat layanan, RSUD RAA Tjokronegoro kedatangan *Dokter Spesialis Paru* baru di tahun 2026.
Layanan darurat juga dipastikan tidak pernah tutup.
> _“IGD kami siap siaga 24 jam, termasuk hari libur panjang dengan pengaturan SDM optimal. Kami juga menyediakan layanan antar-jemput ambulans gratis bagi pasien,”_ tegasnya.
Ini kabar baik bagi warga pelosok seperti Bagelen, Bener, dan Grabag yang butuh rujukan cepat.
*3. Komitmen: Obat BPJS Tidak Kosong & Petugas Humanis*
Menjawab keresahan "obat disuruh beli di luar", dr. Nunik memastikan RS melakukan pemantauan stok ketat.
> _“Melalui pemantauan rutin dan stok opname bulanan, persediaan obat serta BMHP dipastikan selalu terpenuhi,”_ ujarnya.
Soal sikap petugas, RS rutin menggelar apel pagi dengan budaya *Senyum, Sapa, Salam/3S* dan pelatihan _Service Excellent_.
> _“Seluruh kanal aduan masyarakat ditangani responsif oleh Tim Komplain dan dievaluasi sampai ke unit terkait,”_ tambahnya.
Untuk sistem *KRIS BPJS*, dr. Nunik meluruskan: hingga Juli 2026 sistem rawat inap masih Kelas 1, 2, 3. Belum ada perubahan.
*4. PR Terbesar: Perlu Gedung Rawat Jalan Baru*
Dengan rata-rata 300 pasien rawat jalan per hari, ruang layanan saat ini dinilai kurang.
> _“Ini PR terbesar kami. Diperlukan pengembangan lokasi layanan baru guna mengoptimalkan daya tampung dan meningkatkan kenyamanan pasien,”_ ungkapnya jujur.
*5. "Tidak Ada Pasien Ditolak"*
Yang paling menyentuh, RS memastikan warga miskin tetap tertolong.
> _“Melalui aplikasi Si-BIJAK dari Dinkes, kami siap mendampingi pasien kurang mampu dalam pengurusan BPJS PBI. Warga tidak perlu lagi repot mengurus ke Dinkes. Semua jadi lebih mudah dan cepat,”_ kata dr. Nunik.
Ia menutup dengan pesan untuk seluruh warga Purworejo:
> _“Kami siap mendampingi dan memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Purworejo yang memercayakan kesehatannya di sini. Tim kami juga siap siaga menjemput pasien langsung ke lokasi sesuai ketentuan.”_
Visi RSUD RAA Tjokronegoro tetap sama: *Handal, Modern, dan Berbudaya*.
Mustakim
www.jejakkasusgroup.co.id


Social Header