Breaking News

*Asyura: Deadline Tahunan untuk Upgrade Diri"* *Disampaikan oleh: Gus Takim, Ketua SIJI Kabupaten Purworejo*

_Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh_

Salam sehat dan salam integritas untuk Bapak-Ibu semua. 

Sebagai jurnalis, kita paham satu hal: *setiap berita butuh _angle_, setiap hidup butuh _headline_.* Nah, hari ini,  1 - 10 Muharam atau Hari Asyura, Allah kasih kita _headline_ besar: _Syahrullah_ — Bulannya Allah.

Kenapa 10 Muharam ini _breaking news_ dari langit? Saya rangkum jadi *3 fakta utama* biar gampang diingat:

*FAKTA 1: HARI KEMENANGAN - Rilis Resmi dari Laut Merah*  
Tanggal 10 Muharam, Allah rilis mukjizat: Nabi Musa selamat, Fir’aun tenggelam. Laut dibelah. Ini bukan dongeng. Ini bukti otentik bahwa kezaliman pasti kalah. 

*Pelajaran jurnalistiknya:* Sepahit apapun fakta di lapangan, kalau kita di pihak yang benar dan bareng Allah, _ending_-nya pasti menang. Jadi wartawan jangan takut nulis kebenaran. Jadi warga jangan putus asa hadapi masalah.

*FAKTA 2: HARI AMPUNAN - Diskon Dosa Terbesar Sejagat*  
Rasulullah kasih bocoran info: _“Puasa Asyura bisa hapus dosa setahun lalu.”_ HR. Muslim. 

Coba hitung: Setahun kita salah nulis berita, salah ngomong, korupsi waktu, khilaf sama keluarga. Kalau di-_clear_-kan semua cuma modal puasa sehari, ini _deal_ paling untung. Namanya juga _Syahrullah_, promonya nggak kaleng-kaleng. Syaratnya: puasa + tobat, bukan puasa doang tapi habis buka maksiat lagi.

*FAKTA 3: HARI MUHASABAH - Evaluasi 1 -10 Hari Kerja Tahun Baru*  
Hari ini hari ke-10 di kalender Hijriyah. Ibarat redaksi, ini _rapat evaluasi  1 - 10 hari pertama_. 

Coba _check list_:  1 - 10 hari ini produktif ibadah apa belum? Masih suka _clickbait_ nyebar hoaks? Masih _framing_ jelekin orang? Masih malas _cover_ shalat 5 waktu? Kalau iya, berarti _plan_ tahun baru kita gagal di minggu pertama.

*Lalu, apa _press release_ Asyura buat kita? 3 poin aksi:*

*1. BERANI HIJRAH: Ganti _Lead_ Berita Hidupmu*  
Nabi Musa _hijrah_ dari Mesir karena tahu Allah bantu. Kita juga harus _hijrah_ dari _headline_ hidup yang buruk: dari penjudi jadi dermawan, dari pembohong jadi jujur, dari tukang gibah jadi penyebar solusi. Berat? Laut aja dibelah. Masa ninggalin maksiat nggak bisa.

*2. JANGAN SKIP PUASA ASYURA: Ini _Deadline_ Pahala*  
Jurnalis paling anti _deadline_ kelewat. Nah, puasa Asyura ini _deadline_ tahunan. Sekali lewat, nunggu tahun depan. Rugi. Bonusnya, tambah puasa Tasu’a 9 Muharam. Biar ada _cover both side_, beda sama kalender lain. Itu sunnah.

*3. STOP JADI MANUSIA _COPY-PASTE_ TAHUN LALU*  
Ganti tahun tapi _attitude_ di-_copy paste_ dari 1447 H. Itu namanya nggak _update_. Asyura ini momentum _press_ tombol _reset_. 

Caranya simpel ala jurnalis: Ambil kertas, tulis 3 kesalahan terbesar setahun kemarin. Contoh: “Saya tobat dari nyebar berita belum _check & recheck_.” Terus janji ke Allah nggak diulangi. Itu baru _revolusi mental_.

*Bapak-Ibu,*  
Tradisi bubur Suro itu baik. Tapi jangan cuma buburnya yang anget, hatinya juga harus luluh. Nangis minta ampun. Karena percuma _rame-ramaian_ kalau nggak ada _impact_ ke akhlak.

Saya, Gus Takim, Ketua SIJI Purworejo, ngajak panjenengan semua: Mumpung hari ini masih 1 - 10 Muharam. Pintu tobat masih _open 24 jam_. Yuk puasa, yuk istighfar, yuk jadi wartawan, jadi guru, jadi pedagang, jadi bapak, jadi ibu versi terbaik.

Semoga kita keluar dari Asyura ini dengan _status_: diampuni, ditolong, dan dimenangkan Allah. Seperti Nabi Musa. 

_Cukup sekian. Kebenaran datangnya dari Allah, khilaf dari saya pribadi._  
_Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq._  
_Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tim Redaksi

www.jejakkasusgroup.co.id
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID