Breaking News

Momentum Nuzulul Qur’an, RSUD dr. Tjitrowardojo dan FKIK UMY Gelar Pengajian serta Santunan Anak Yatim

PURWOREJO - Keluarga besar RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo bersama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pengajian dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan santunan anak yatim dan dhuafa serta buka puasa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung  di Masjid Asy Syifa RSUD dr. Tjitrowardojo. ( Jumat, 7/3/2026).

Acara ini mengusung tema “Al-Qur’an Sebagai Pedoman dan Solusi Kehidupan Manusia” dengan menghadirkan penceramah Ustaz H. Abdullah Sugito, S.Pd., M.Pd.I., dari Botorejo. Kegiatan dihadiri jajaran direksi rumah sakit, sivitas hospitalia, mahasiswa profesi kesehatan, serta tamu dari FKIK UMY dan sejumlah undangan lainnya.
Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk perwakilan dari FKIK UMY, Bank Jateng, serta mahasiswa profesi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya yang sedang menjalani pendidikan praktik di rumah sakit tersebut.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an sebenarnya telah dimulai sejak siang hari. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat gaib dan doa bersama untuk mendoakan dua anggota keluarga besar RSUD dr. Tjitrowardojo yang meninggal dunia pada hari yang sama. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Yasin serta khatmil Qur’an hingga tuntas 30 juz yang diselesaikan bersama-sama oleh para peserta.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian khatmil Qur’an dapat diselesaikan bersama. Ini menjadi bentuk kecintaan kita kepada Al-Qur’an sekaligus upaya memperingati momentum turunnya Al-Qur’an,” ujarnya.

Setelah khataman Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang berada di sekitar lingkungan rumah sakit. Menurut dr. Tolkha, kegiatan berbagi tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus melengkapi ibadah di bulan Ramadan.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kepedulian terhadap sesama. “Kami berprinsip memberikan bukti, bukan sekadar janji. Salah satunya dengan memperbanyak amal kebaikan dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dr. Tolkha juga menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dalam menjalankan amal dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, amal tanpa ilmu akan menjadi buta, sementara ilmu tanpa amal akan menjadi kosong.

Hal tersebut juga menjadi pesan bagi para mahasiswa profesi kesehatan yang sedang menempuh pendidikan praktik di RSUD dr. Tjitrowardojo. Ia berharap para calon tenaga kesehatan tersebut mampu menjadi generasi profesional yang memiliki kemampuan keilmuan, keterampilan, serta integritas moral yang baik.

“Di era sekarang tidak cukup hanya mengetahui teori. Diperlukan keterampilan dan pengalaman praktik agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia pun berharap para mahasiswa yang sedang menimba ilmu di rumah sakit tersebut kelak dapat menjadi tenaga kesehatan yang unggul, profesional, sekaligus memiliki nilai-nilai religius dalam menjalankan profesinya.

Menutup sambutannya, dr. Tolkha mengajak seluruh sivitas hospitalia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga rumah sakit ini semakin maju, seluruh sivitas hospitalia diberikan kesejahteraan, dan kita semua memperoleh kebahagiaan di dunia maupun akhirat,” tutupnya. (IMRN)

Mustakim

www.jejakkasusgroup.co.id
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID