Breaking News

GMX Purworejo Maknai Harlah ke-5 dengan Aksi sosial

PURWOREJO - Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-5 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) GMX Koordinator Wilayah (Korwil) Purworejo dimaknai dengan kegiatan sosial yang digelar di Gedung Indoor Lantai 2 Terminal Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Minggu (8/2/2026). Meski dikemas sederhana, kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kepedulian.

Dalam momentum tersebut, GMX menggelar penggalangan donasi kemanusiaan untuk Aceh, santunan anak yatim, serta pengajian yang diisi oleh Ustadz Dedi dari Yogyakarta. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara internal dengan melibatkan keluarga besar GMX wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pembina GMX DIY–Jawa Tengah, Agus Triatmoko, mengatakan bahwa peringatan Harlah ke-5 sengaja dibatasi tanpa mengundang pihak luar. Menurutnya, langkah tersebut diambil agar kegiatan lebih fokus pada penguatan kebersamaan dan soliditas internal organisasi.
“Kami mengusung tema donasi untuk Aceh dan santunan anak yatim. Kegiatannya memang kami batasi agar suasananya lebih kekeluargaan bersama GMX Jawa Tengah dan Yogyakarta,” ujar Agus saat ditemui di sela acara.

Selain penggalangan dana, GMX juga melaksanakan berbagai aksi sosial lainnya, seperti bakti sosial, santunan anak yatim, serta kegiatan bersih-bersih masjid dan musala.

Agus menambahkan, pemilihan lokasi di Terminal Kutoarjo lantai 2 juga memiliki tujuan sosial dan ekonomi. Dengan digelarnya kegiatan di area terminal, GMX berharap dapat ikut mendorong perputaran ekonomi, khususnya bagi para pelaku usaha setempat.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara sosial, tetapi juga berdampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa GMX berdiri di Yogyakarta pada awal tahun 1999 dan terus berkembang ke berbagai daerah di Jawa Tengah. Saat ini, GMX mengusung semangat hijrah sebagai bentuk perubahan menuju arah yang lebih positif.

“Dulu banyak anggota kami menghabiskan waktu di jalan untuk hal yang tidak bermanfaat. Sekarang kami belajar hijrah, mendekatkan diri pada nilai keagamaan, dan berbagi kepada sesama,” ungkapnya.

Dari penggalangan dana tersebut, GMX berhasil menghimpun donasi sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta yang berasal dari swadaya anggota. Seluruh dana disalurkan melalui Lazismu PCM Kutoarjo.

Ketua Panitia Harlah ke-5 GMX Purworejo, Prasetyo atau Tyo, menyebut usia lima tahun menjadi momentum penting untuk evaluasi dan pendewasaan organisasi. 

Sementara itu, Ketua GMX Korwil Purworejo, Murjoko Wijayanto, SE, yang akrab disapa Bang Jack, menegaskan komitmen GMX untuk terus hijrah, mandiri, dan menebar kebaikan tanpa berafiliasi dengan partai politik mana pun.

"Alhamdulillah kita anggota tambah terus kita. Dengan lihat misi-misi kita, kita juga tidak dibawa partai apapun, juga kita benar-benar mandiri lah. Tidak di bawah naungan pejabat manapun." pungkasnya

Mustakim 

www.jejakkasusgroup.co.id
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID