Kota Bogor – Dalam semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, organisasi Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan kepada 500 Anak Yatim yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny, para lurah se-Kecamatan Tanah Sareal, serta unsur Forkopimda yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan yang diinisiasi oleh kalangan pemuda.
Acara yang diselenggarakan di Kampung Baru RT 03 RW 06, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan masyarakat. Sebanyak 500 anak yatim dari berbagai wilayah di Kecamatan Tanah Sareal hadir menerima santunan serta menikmati kebersamaan dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan.
Ketua Umum Mahasiswa Pancasila dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemuda untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
“Ramadhan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.
Santunan kepada 500 anak yatim ini merupakan wujud kepedulian kami agar mereka juga merasakan kebahagiaan di bulan suci ini,” ujarnya.
Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah Ramadhan, doa bersama, serta buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh tamu undangan, pengurus organisasi, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Bogor, Denny, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Mahasiswa Pancasila yang dinilai mampu menggerakkan kegiatan sosial berskala besar serta memperkuat sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah merupakan elemen penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan partisipatif.
“Ini menunjukkan bahwa peran pemuda sangat penting dalam menjaga nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Denny
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor terbuka terhadap kritik dan masukan dari organisasi kepemudaan, selama disampaikan secara konstruktif dan bertujuan untuk perbaikan bersama.
“Beberapa waktu ke belakang Mapancas juga menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai belum maksimal. Namun bagi kami di Pemerintah Kota Bogor, kritik yang konstruktif adalah bagian penting dari proses pembangunan dan penguatan demokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Denny menyampaikan kebanggaannya terhadap peran organisasi kepemudaan yang aktif menjadi bagian dari pengawasan publik sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Mewakili Pemerintah Kota Bogor, kami sangat bangga kepada seluruh organisasi kepemudaan di Kota Bogor, khususnya Mapancas, yang senantiasa berdiri tegak sebagai pengawas kebijakan sekaligus penyambung lidah rakyat,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan sosial yang lebih peduli, humanis, dan penuh semangat kebersamaan, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Narasumber : Verga Aziz
Editor : Nofis


Social Header