PURWOREJO – Suasana khidmat terasa kuat di Makam Sidompyong, Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Sabtu (7/2/2026) malam. Ratusan warga, tokoh masyarakat, serta para ahli waris berkumpul mengikuti kegiatan Ruwahan Makam Sidompyong yang dirangkai dengan Tahlil Kubro dan Pengajian Umum Tahun 2026 M/1447 H.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mendoakan para leluhur sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga dan ahli waris. Ruwahan yang digelar menjelang bulan suci Ramadan tersebut juga dimaknai sebagai upaya menjaga tradisi keagamaan dan kearifan lokal yang telah hidup di tengah masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Miftahudin, Kyai Amin Zuhri, Kyai Jubaidi, serta K.H. Muhson Mahfud. Lantunan doa yang mengalun di area makam menciptakan suasana penuh kekhusyukan sebagai wujud penghormatan kepada para sesepuh desa yang telah wafat.
Usai tahlil, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian umum yang disampaikan Gus Qosim Thoifur, Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid, Kedungsari, Purworejo. Dalam mauidhoh hasanahnya, Gus Qosim mengajak jamaah untuk senantiasa mengingat kematian, memperkuat iman, serta melestarikan tradisi mendoakan orang tua dan leluhur sebagai bagian dari nilai Islam dan budaya bangsa.
Ketua Panitia, Muh Chobir, menjelaskan bahwa pelaksanaan ruwahan tahun ini merupakan pilot project yang digagas bersama oleh pengurus makam, warga, dan para ahli waris. Kegiatan tersebut dirancang sebagai langkah awal untuk membangun tradisi ruwahan yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan.
“Ini adalah pelaksanaan perdana dalam format yang lebih besar. Harapannya, ke depan bisa menjadi tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Sya’ban atau Ruwah,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 25 Januari 2026 melalui kerja bakti massal membersihkan area makam dan lingkungan sekitar, yang melibatkan warga dari empat pedukuhan. Panitia berharap, ruwahan Makam Sidompyong dapat tumbuh menjadi tradisi tahunan baru yang memperkuat persaudaraan dan nilai spiritual masyarakat Desa Krendetan. ( IMRN)
Mustakim
www.jejakkasusgroup.co.id


Social Header