Breaking News

SINERGITAS PEMDES BULUNGCANGKRING, CAMAT JEKULO, TNI, POLRI, DAN DINAS TERKAIT DALAM PENANGANAN TANGGUL SUNGAI APUR 1 DESA BULUNGCANGKRING KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS YANG KEMBALI JEBOL


Kudus Jejakkasus.id 
Dalam waktu sepekan, tanggul sungai apur di Desa Bulungcangkring RW 7, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus jebol dua kali. 
Sulakim selaku Kepala Desa Bulungcangkring, menceritakan, tanggul jebol sempat terjadi pada Selasa 13 Januari 2026. Kemudian selang satu hari, Tanggul kembali jebol.
Hal ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan debit air dan derasnya arus sungai Apur 1 di Desa Bulungcangkring, Lokasinya pun  masih sama.

“Yang pertama itu  kami selaku Pemdes setelah mendapat laporan dari warga terkait adanya tanggul jebol, Bersama dengan anggota Koramil Jekulo, Polsek Jekulo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Destana dan Warga sekitar, langsung kita perbaiki dengan membuat tanggul sementara” ungkap Sulakim sambil menunjuk lokasi tanggul jebol, Pada Jum'at. 

Sulakim kembali menceritakan, tanggul yang jebol untuk kedua kalinya itu terjadi pada kamis sore (15/01/2026) sekitar pukul 15.00WIB. Saat hujan mulai reda dan volume air sungai meningkat, tanggul tiba-tiba jebol karena tak sanggup menahan derasnya aliran air, ditambah volume air yang semakin banyak.

"Pada kamis sore, kami kembali mendapat laporan terkait tanggul sungai apur 1 yang kembali jebol, 
Kami langsung berkoordinasi dengan Camat jekulo, Polsek, Koramil, dan Destana. 
Kemudian Bapak Camat Adji Setiawan. S.H. menyarankan untuk kembali berkoordinasi dengan Dinas PUPR , BBWS Pemali Juwana, dan balai PSDA agar bisa mendapatkan "Win-Win Solution".

Mengingat tentang keselamatan dan keterbatas alat, Akhirnya diputuskan bersama penanganan tanggul jebol yang kedua kalinya pada Jum'at pagi (16/01/2026), dengan mendatangkan Excavator dari dinas PUPR"

Banjir tidak bisa terelakkan, ratusan Hektare persawahan, dan puluhan rumah terendam banjir, 
“Hari ini jum'at (16/01/2026) pihak Kecamatan, Desa, TNI-Polri, Destana, Kencana jekulo, relawan PUPR, Relawan BWWS , Relawan PSDA dan warga pun saling membantu menutup tanggul yang jebol,” Pungkas Sulakim. 

Dari pantauan, terlihat di lokasi tanggul yang sempat jebol ada tumpukan karung yang berisi pasir dan tanah yang digunakan untuk menutup tanggul rusak.

Ndan Ramil jekulo, Mayor Inf (Har) Bambang Sunarto, megaskan, personil Koramil 04/Jekulo siap 24 jam dalam giat mitigasi kebencanaan di kecamat Jekulo, 
"Kami intruksikan untuk semua anggota koramil 04/Jekulo, termasuk Babinsa-Babinsa di Desa masing-masing untuk selalu siap siaga dan Responsif dalam mitigasi kebencanaan yang terjadi di kecamatan jekulo" Tegas  Mayor Inf (Har) Bambang Sunarto. 

Kapolsek Jekulo  AKP. Danail Arifin S.H.,M.H. menambahkan pihaknya mengintruksikan semua jajarannya termasuk Bhabinkamtibmas untuk terjun langsung membackup titik titik banjir di wilayah Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, 
"Kami intruksikan semua jajaran di Polsek jekulo untuk terjun langsung di wilayah-wilayah terdampak banjir, khususnya yang terdampak di wilayah Jekulo. 

Giat penanganan tanggul jebol di sungai apur 1 Desa Bulungcangkring, dilakukan secara manual, gotong royong dan bantuan Excavator untuk penutup kembali tanggul yang jebol,  

Ketua Destana Bulungcangkring Nur Eksan melalui Sie PUSDALOP  Choirul Anas mengkonfirmasi, bahwa benar tanggul di sungai Apur 1 yg sempat jebol kemarin kini jebol kembali. Setidaknya ada ±200 rumah di dukuh kalidoro kidul Desa Bulungcangkring yang terdampak akibat kejadian tersebut.
“Tanggul yang jebol ukurannya sekitar 15×2 meter. Total kerugian masih dalam penghitungan pihak Pemdes. 

Siang tadi, Bupati Kudus Dr. Ars. Sam'ani Intakoris, S.T., M.T.  melalui Camat Jekulo Adji Setiawan S.H pun langsung meninjau lokasi tanggul yang jebol. Kepada tim Destana, Kencana, kepala desa, dan pihak lainnya, Adji Setiawan S.H. mengingatkan agar mitigasi bencana itu benar-benar dijalankan. Terlebih di titik-titik tanggul yang rawan jebol.
“Dipantau terus menerus. Segera diperbaiki (tanggul rawan), jangan menunggu jebol,” Tandas Adji Setiawan S.H.
Langkah itu, diyakini Adji Setiawan S.H mampu mengantisipasi kembali terjadinya tanggul jebol. Meskipun intensitas hujan tinggi dan membuat volume air sungai meningkat, tidak sampai membahayakan warga yang ada di sekitar sungai.

Adji Setiawan S.H Selaku Camat Jekulo juga berpesan, agar warga tetap waspada, laporkan segera ke pihak Desa jika ada kebencanaan di daerah masing-masing, agar setiap kejadian bisa cepat di atasi, pungkasnya. (C.A) 

Wapinred : Ramidi
Tim Wartawan : Irul - Rusmanto
© Copyright 2022 - JEJAKKASUS.ID